Pages

Psikologi Dasar


METODE-METODE DALAM PSIKOLOGI
Minggu Ke 3
By : ENDAH FITRIANI, S. Psi
A.  Metode Questionary / Metode Angket
     Metode Questionary adalah metode penelitian dengan menggunakan daftar pertanyaan atau pernyataan yang sudah ditulis dan harus di isi oleh responden.
·         Jenis Questionary
1.    Open Questionary
      Yaitu angket dimana terhadap pertanyaan diajukan belum disediakan
2.    Close Questionary
      Yaitu angket yang jawaban terhadap pertanyaan sudah disediakan sehingga    responden hanya tinggal memilih jawaban yang disediakan
·         Berdasarkan cara pemberiannya ada dua macam :
1.    Langsung
      Yaitu angket yang langsung diisi oleh subjek yang kita teliti
2.    Tidak langsung
      Yaitu angket yang diisi bukan oleh subjek yang kita teliti tetapi oleh orang lain tetapi           oleh orang lain yang tahu dengan subjek yang kita teliti.
B.    Metode Interview
     Yaitu metode penelitian dengan cara mengajukan pertanyaan secara lisan kepada interviewi.   Metode ini ada beberapa macam diantaranya :
1.    Berstruktur
      Yaitu pertanyaan sudah disusun secara sistematis
2.    Tidak berstruktur
      Yaitu pertanyaannya belum disiapkan
3.    Terencana
      Yaitu antara interviwer dan interviewi sudah diadakan pertemuan dengan perjanjian terlebih dahulu sebelum interview dilaksanakan
4.    Insidental
      Yaitu interviewer dan interviewi belum diadakan pertemuan dengan perjanjian terlebih dahulu sebelum interviewi dilaksanakan



C.    Metode Observasi
     Metode penelitian atau pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan terhadap subjek yang diteliti
·         Jenis-jenis observasi
1.    Observasi partisipan
      Adalah cara pengamatan dimana pengamat terlihat secara langsung dalam aktivitas  atau kehidupan subjek yang di observasi
2.    Observasi Non partisipan
      Adalah pengamat hanay mengamati saja namun tidak ikut terlibat
1)    Observasi yang terbuka ( Overt )
      Dengan sengaja, terbuka tidak ada manipulasi
2)    Observasi yang terselubung ( Covert )
      Di upayakan bahwa yang diamati tidak tahu bahwa dia sedang diobservasi
       Kelemahan dari metode ini adalah apabila orang yang sedang diobservasi mengetahui bahwa dirinya sedang diobservasi, maka muncullah reaksi yang tidak asli.
D.    Metode Survei
    Metode survey adalah pengumpulan data melalui pengamatan ke kancah dan diikuti dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada orang-orang tertentu. Metode survey dapat dilakukan melalui pembeberan dimedia massa mengenai isu-isu. Kelebihan metode ini adalah memperoleh keterangan yang lengkap dan dalam mengajukan pertanyaan lebih bebas. Sedangkan kelemahannya adalah unsure subjektivitas yang tinggi dan sulit mencari sample yang representatif.
E.     Metode Biografi
     Metode ini merupakan tulisan tentang kehidupan seseorang yang merupakan riwayat hidup. Dalam biografi orang menguraikan tentang keadaan, sikap-sikap atau sifat-sifat lain mengenai orang yang bersangkutan. Oleh karena itu biografi juga dapat merupakan sumber penyelidikan dalam lapangan psikologi. Kelemahan metode ini adalah data yang diperoleh kecil, membutuhkan waktu yang lama, kurang reprentatif dan bersifat subjektif. Sedangkan kelbihannya adalah data memperoeh kasus-kasus langka dan unik yang tidak dapat ditemui oleh metode lainnya.



F.     Metode Autobiografi
      Autobiografi merupakan karangan yang ditulis oleh murid sendiri tentang riwayat
hidupnya sampai saat sekarang

G.    Metode Analisis Karya
     Merupakan suatu metode penyelidikan dengan mengadakan analisis dari hasil karya. Misalnya tentang gambar-gambar, karangan. Karya-karya ini merupakan pencetusan dari keadaan jiwa seseorang.

H.    Metode Klinis
     Metode ini mula-mula muncul dalam lapangan klinis untuk mempelajari keadaan orang-orang yang jiwanya menyimpang (abnormal). Pada umumnya metode ini digunakan oleh para ahli psikologi dalam. Kelemahannya adalah seakan-akan member kesan bahwa subjeknya orang-orang yang jiwanya tidak normal, sehingga hasil yang dicapai kurang menggambarkan keadaan jiwa pada umumnya.

I.       Metode Tes
     Macam-macam metode tes dibedakan dengan beberapa cara :
·         Berdasarkan cara penyajiannya
-       Tes Individual : Tes yang disajikan secara perorangan
      Contoh: Tes WAIS, Tes Binnet, Tes Roschach
-       Tes Kalsikal : Tes yang penyajiannya dapat secara kelompok. Contoh Tes Intelligensi Kolektif Indonesia, Progresif matrik
·         Berdasarkan waktu yang disediakan untuk mengerjakan tes :
-     Speed Test : tes yang waktu untuk mengerjakannya sangat terbatas sehingga tidak   ada testee yang dapat mengerjakan seluruh tes dengan benar sesuia dengan batas waktu yang sudah disediakan. Contoh tes Kreplin, Tes Pauli
-     Power Test : Tes yang waktu pengerjaannya cukup panjang







·         Berdasarkan cara menjawab
# Tes Verbal : Tes yang dalam mengerjaknnya dilakukan secara lisan / menggunakan  bahasa. Contoh kelompok sub tes verbal Wais dan Wisc
# Tes Performance :Tes yang dalam mengerjakannya testee diminta untuk melakukan sesuatu, ada yang bersifat paper and pencil tetapi bisa juga tidak. Contoh tes kode ingatan, symbol

·         Berdasarkan aspek yang di ungkap :
#   Aspek Kognitif : Tes IQ, Tes Bakat, Tes Prestasi
# Aspek Non Kognitif : Tes Kepribadian, Tes minat, tes motivasi, tes emosi, tes    kecendrungan depresi
·         Berdasarkan Bentuk :
# Tes Proyektif : Tes yang tidak mempunyai jawaban benar atau salah. Aspek yang diungkap tidak di ukur secara langsung. Stimulusnya biasanya bisa bermakna ganda atau laksa
# Tes Non Proyektif : lebih bersifat objektif, memiliki jawaban yang jelas meskipun tidak selalu

J. METODE CATATAN BUKU HARIAN
     Menurut Chaplin ( 2004 ) mengatakan bahwa metode catatan buku harian adalah pencatatan    setiap hari mengenai pengamatan perkembangan seorang anak
K.  METODE CASE STUDY
1.    Definisi Metode Case Study
            Kamus Psikologi (Kartini dan Gulo, 2000) menyebutkan 2 (dua) pengertian tentang study    kasus (Case Stydy)
            1) Studi kasus merupakan suatu penelitian (penyelidikan) intensif, mencakup semua      informasi relevan terhadap seseorang atau beberapa orang biasanya berkenaan dengan satu gejala psikologis tunggal
           
           2) Studi kasus merupakan informasi-informasi historis atau biografis tentang seorang individu, seringkali mencakup pengalamannya dalam terapi.
     2. Jenis – jenis Studi kasus
         1). Studi kasus kesejarahan mengenai organisasi, dipusatkan pada perhatian organisasi    tertentu dan dalam kurun waktu tertentu, dengan menelusuri perkembangan organisasinya. Studi ini sering kurang memungkinkan untuk diselenggarakan, karena sumbernya kurang mencukupi untuk dikerjakan secara minimal.
         2)  Studi kasus Observasi
               Mengutamakan teknik pengumpulan datanya melalui observasi peran serta atau melibatkan ( Participant Observation ), sedangkan fokus sedangkan fokus studinya pada suatu organisasi tertentu.. Bagian-bagian organisasi yang menjadi fokus studinya antara lain: (a) suatu tempat tertentu di dalam sekolah; (b) satu kelompok siswa; (c) kegiatan sekolah.
         3). Studi kasus sejarah hidup, yang mencoba mewawancarai satu onang dengan maksud mengumpulkan narasi orang pertama dengan kepemilikan sejarah yang khas. Wawancara sejarah hiclup biasanya mengungkap konsep karier, pengabdian hidup seseorang, dan lahir hingga sekarang. masa remaja, sekolah. Topik persahabatan dan topik tetentu lainnya
         4). Studi kasus kemasyarakatan, merupakan studi tentang kasus kemasyarakatan (community study) yang dipusatkan pada suatu lingkungan tetangga atau masyarakat sekitar (kornunitas), bukannya pada satu organisasi tertentu bagaimana studi kasus prganisasi dan studi aksus observasi.
        5). Studi kasus analisis situasi, jenis studi kasus ini mencoba menganalisis situasi terhadap peristiwa atau kejadian tertentu. Misalnya terjadinya pengeluaran siswa pada sekolah tertentu, maka haruslah dipelajari dari sudut pandang semua pihak yang terkait, mulai dari siswa itu sendiri, teman-temannya, orang tuanya, kepala sekolah, guru dan mungkin tokoh kunci lainnya.
        6). Mikroethnografi, merupakan jenis studi kasus yang dilakukan pada unit organisasi yang   sangat kecil, seperti suatu bagian sebuah ruang kelas atau suatu kegiatan organisasi yang sangat spesifik pada anak-anak yang sedang belajar menggambar


L.  METODE STATISTIK
     1)Definisi Statistik
         Menurut Sugiyono (2006), statistik dalam arti sempit dapat diartikan sebagai data, sedangkan dalam arti luas statistik diartikan sebagai alat. Alat untuk analisis dan alat untuk membuat keputusan. Chaplin (2004) mengatakan bahwa statistik adalah hasil suatu seri operasi matematik yang mewakili satu seri populasi atau satu sampel
      2)Macam-Macam Statistik
         Statistik dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
         - Statistik Deskriptif
      Statistik yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu statistik hasil penelitian, tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas (generalisasi/inferensi). Penelitian yangtidak menggunakan sampel , analisisnya akan menggunakan statistik deskriptif. Demikian juga penelitian yang menggunakan sampel, tetapi peneliti tidak bermaksud untuk membuat kesimpulan untuk populasi dari mana sampel diambil, maka statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif. Dalam hal ini Teknik korelasi dan Regresi juga dapat berperan sebagai Statistik deskriptif.
-    Statistik Inferensial
       Statistik yang digunakan untuk menganlisis data sampel, dan hasilnya akan digenaralisasikan (diinferensikan) untuk populasi dimana sampel diambil. Ada terdapat dua jenis statitistik inferensial dia antaranya  :
      a.  Statistik Parametris
           Digunakan untuk menganalisis data interval atau rasio, yang diambil dari     populasi  yang berdistribusi normal
      b.  Statistik Nonparametris
                 Digunakan untuk menganalisis data nominal, dan ordinal dari populasi yang bebas distribusi. Jadi tidak harus normal.







yayan nurlian

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar